Ticker

6/recent/ticker-posts

Refleksi Pagi: Mengawali Hari dengan Syukur, Iman, dan Harapan akan Rahmat Allah SWT


Informasi Terkininews.id | Religi

Setiap pagi adalah anugerah. Di balik terbitnya matahari dan terbukanya mata, tersimpan nikmat kehidupan yang kerap luput dari kesadaran manusia. Islam mengajarkan bahwa bangun dari tidur bukan sekadar rutinitas biologis, melainkan momentum spiritual untuk kembali mengingat Sang Pencipta.

Sebagaimana doa yang diajarkan Rasulullah SAW:

“Alhamdulillaahil-ladzii ahyaanaa ba‘da maa amaatanaa wa ilaihin-nusyuur.”

Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami kembali setelah mematikan kami, dan kepada-Nya lah kami akan dibangkitkan.

Doa ini bukan hanya rangkaian kalimat, tetapi pengingat mendalam bahwa tidur adalah bentuk “kematian kecil”, dan bangun adalah bukti kasih sayang Allah SWT yang masih memberikan kesempatan kepada manusia untuk memperbaiki diri, memperbanyak amal, dan menebar kebaikan.


Di tengah dinamika kehidupan modern yang penuh tekanan, tantangan ekonomi, dan hiruk-pikuk informasi, refleksi pagi menjadi ruang penting untuk menata niat. Kesadaran bahwa hidup sepenuhnya berada dalam kuasa Allah SWT menumbuhkan sikap rendah hati, syukur, dan tanggung jawab moral dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Para ulama menegaskan, memulai hari dengan dzikir dan doa akan menenangkan jiwa serta memperkuat keimanan. Dari ketenangan inilah lahir sikap bijak dalam bertindak, adil dalam bersikap, dan sabar dalam menghadapi ujian. Nilai-nilai inilah yang sesungguhnya menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat yang harmonis.

Lebih dari itu, doa pagi juga mengajarkan harapan. Harapan akan rahmat, keberkahan, dan ridho Allah SWT—tiga hal yang menjadi tujuan utama setiap muslim. Tanpa rahmat-Nya, manusia lemah. Tanpa keberkahan-Nya, usaha kehilangan makna. Dan tanpa ridho-Nya, segala pencapaian menjadi hampa.

Di tengah kondisi sosial yang terus berubah, pesan spiritual ini relevan untuk semua kalangan. Ia mengajak setiap insan untuk tidak larut dalam kesibukan dunia semata, tetapi tetap menautkan hati kepada Allah SWT sebagai sumber kekuatan dan petunjuk.

Dengan memulai hari melalui doa dan rasa syukur, diharapkan setiap langkah yang diambil membawa manfaat, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi sesama dan lingkungan sekitar.

Semoga setiap pagi yang Allah SWT anugerahkan kepada kita menjadi saksi kebaikan, ladang amal, dan jalan menuju keselamatan dunia serta akhirat.

آمِيْن يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Pewarta: R. Prihatanto S.Si